Friday, December 28, 2012

Franchise

Klik link dibawah ini untuk download file :
http://adf.ly/1WEKaP
JANGAN COPY-PASTE yaaaa, DOWNLOAD aja file Ms.WOrd'nya :)

 

Tulisan Bisnis 4

 

Nama Kelompok :
Indri Eka Yasami       "23212720"
Desi Hayati             “21212887"
Anggi Ambarsari       “20212902"
Nia Febriani            “25212297"
Herna Setia             “23212439”
Kelas : 1EB20 



Judul : Franchise


BAB I
PENDAHULUAN
Latar Belakang
Pengertian franchise adalah duplikasi bisnis yang telah sukses, sehingga bagi mereka yang akan membeli  bisnis franchise tidak perlu lagi bersusah payah menjalankan bisnis ini dari awal  dan tidak perlu harus jatuh bangun untuk memulai bisnis ini. Mereka hanya menjalankan sistem yang telah berjalan tinggal start up langsung meneruskan bisnis  yang  memang telah teruji keberhasilannya. Jika kita membuka usaha yang baru kita akan banyak menemui banyak kendala dan mengalami jatuh bangun  yang harus dihadapi baik bagaimana kita memperkenalkan merek kit , bagaimana memperkenalkan produk yang kita pasarkan bagaimana  membangun jaringan yang kuat maupun melatih sumber daya manusianya. Contoh franchise antara lain: Mc Donald, Kentucky Fried Chicken, Pizza Hut, Dunkin Donuts, Indomaret,Alfamart.
  
ALASAN MEMILIH USAHA FRANCHISE
Sistem frachise biasanya dipilih orang apabila memiliki modal cukup tetapi tidak mempunyai pengalaman dalam menjalankan bisnis serta tidak ingin repot-repot mencari sistem bisnis bagi usahanya. Umumnya orang memilih usaha franchise sebagai pilihan untuk membuka usaha dengan cara cepat dan melakukan ekspansi usaha dengan resiko yang lebih kecil.
Secara umum franchise merupakan alternative jalan keluar yang relative lebih aman bagi orang-orang untuk terjun memiliki bisnis sendiri.

Perkembangan  bisnis franchise menunjukkan bahwa peluang yang muncul dari bisnis ini menarik minat orang banyak dari berbagai latar belakang misalnya professional, pensiunan, para usahawan bahkan  anak-anak muda yang baru tamat dari bangku universitas.
Beberapa contoh franchise international yang sukses seperti McDonald`s, KFC, Pizza Hut menginspirasi banyak pengusaha muda untuk terjun ke bisnis franchise.




      BAB II
PEMBAHASAN


Selain itu juga terdapat beberapa dampak  negative yang ditimbulkan karena adanya peraturan baru waralaba tersebut , sepert iDampak krisis ekonomi  global, persaingan yang ketat, yang dapat menghambat kemajuan bisnis franchise. Dan peluang hanya akan ada untuk mereka  yang betul-betul serius mengembangkan usahanya.

Awan mendung bakal menggelayuti perekonomian dunia di 2013 besok. Krisis Eropa belum menunjukkan tanda-tanda akan usai. Adapun ekonomi Amerika Serikat (AS) masih terlihat dalam ketidakpastian. Jangan heran, pertumbuhan sebagian negara Asia tahun ini bahkan sudah mulai terhantam dampak krisis global.

Kalau sudah begini, konsumsi domestic akan kembali menjadi penopang pertumbuhan ekonomi Indonesia. Apalagi, saat ini, pertumbuhan kelas menengah di tanah air terus menanjak dan daya beli masyarakat terus tumbuh. Faktor ini menjadi pasar yang sangat potensial bagi perkembangan bisnis Franchise alias Waralaba.

Sekarang saja,bisnis waralaba sudah berkembang laksana jamur di musimhujan. Selain lantaran pasar konsumsi dalam negeri yang menggiurkan, pertumbuhan waralaba juga dipicu oleh keunggulan yang ditawarkan model bisnisini.

Sistem waralaba memang  memungkinkan bisnis produk atau jasa tertentu bisa berkembang dengan lebih cepat dengan adanya modal dari orang lain. Keuntungan bagi pemilik waralaba, mereka tak perlu keluar uang banyak untuk melebarkan bisnisnya.Tapi, mereka tetap bisa menerima fulus dari pembayaran royalti.

Sebaliknya, bagi penerima hak waralaba, dengan system ini penerima hak waralaba, system ini pun menguntungkan.Dengan mengantongi hak waralaba, mereka bisa memiliki usaha dengan system usaha yang mapan dan merek yang sudah dikenal luas. Pembeli waralaba tinggal focus menarik pelanggan dalam menjalankan usahanya.

Tapi, meski menawarkan peluang dan prospek yang menarik, buat anda yang ingin berbisnis sebagai pemilik waralaba atau pembeli tetap harus berhitung soal resiko. Selain dampak krisis, persaingan yang tinggi juga harus menjadi pertimbangan.

Jika kita tidak menghitung dengan benar masalah modal,lokasi,kualitas produk danjasasertamitra ,salah-salahbakalmenuaikerugian. Yang tidakkalahpenting, bagi yang ingin membeli hak waralaba produk/jasa tertentu, Anda harus siap menyisihkan pikiran, tenaga, dan waktu untuk menjalankan usaha.

 

BAB III
PENUTUP

KESIMPULAN
Dari tulisan yang sudah dibahas diatas, menjalankan suatu bisnis franchise tidaklah mudah, kita harus mempertimbangkan soal resiko seperti dampak krisis,persaingan yang tinggi juga harus menjadi pertimbangan. Agar bisnis franchise yang kita jalankan berjalan dengan lancar.
                                                          
DAFTAR PUSTAKA
Kompas Gramedia, EdisiKhusus November 2012 halaman 36-37 

Klik link dibawah ini untuk download file :
http://adf.ly/1WEKaP
JANGAN COPY-PASTE yaaaa, DOWNLOAD aja file Ms.WOrd'nya :)

Serba-Serbi Bisnis di Hari Raya


Klik link dibawah ini untuk download file :
http://adf.ly/1WEM32
JANGAN COPY-PASTE yaaaa, DOWNLOAD aja file Ms.WOrd'nya :)

 

Tulisan Bisnis 3

 

Nama Kelompok :
Indri Eka Yasami       "23212720"
Desi Hayati             “21212887"
Anggi Ambarsari       “20212902"
Nia Febriani            “25212297"
Herna Setia             “23212439”
Kelas : 1EB20

Judul : Serba-Serbi Bisnis di Hari Raya
                                      

BAB I
PENDAHULUAN

Menurut pakar UKM, usaha kuliner pada saat hari raya sangat diminati. Biasanya bisnis kuliner itu berupa makanan aneka kue basah, selain itu kue-kue kering untuk menjamu tamu. Apalagi disaat sekarang, dimana orang-orang tak punya waktu untuk membuat kue.

Hal ini biasa dibuktikan dengan maraknya pedagang kaki lima yang menjajakan makanan-makanan dipinggir jalan ketika puasa. Sebelum merintis bisnis ini coba perhatikan apa saja makanan yang paling disukai masyarakat. Sebab, beda daerah akan beda juga makanannya. Daerah Jakarta belum tentu sama dengan tajil yang ada di Yogyakarta dan Bandung.

Jangankan yang beda kota, didalam kota saja seleranya berbeda-beda. didaerah ciputat dan lebak bulus, Jakarta misalnya, makanan  favoritnya adalah bakwan dan lontong. Sedangkan di tebet adalah candil dan Jakarta kota adalah makanan timur tengah seperti cane dan kare.

Selain bisnis kuliner kita juga dapat membuat bisnis parcel di hari raya, bisnis parcel di hari raya digunakan untuk “mewakili” tali silahturahmi. Tak sekedar mengirimkan ucapan selamat, tapi diikutsertakan bersama parcel agar lebih meyakinkan.

Parcel tidak hanya berisi makanan tetapi ada juga yang berisi baju, mukenah, boneka santa clauss, alkitab, alat-alat sholat atau yang lainnya, ada juga perlengkapan aksesoris. Bisnis parcel adalah bisnis yang cukup menguntungkan.



BAB II
PEMBAHASAN


Dalam bisnis kuliner “Biasanya, catering mulai ramai di minggu ke dua karena sudah banyak acara buka puasa bareng dimana=mana dan di saat itulah kita bisa menawarkan catering kepada orang-orang” selain catering, bisnis kuliner, terutama tajil, di wiayah pinggiran Jakarta mempunyai potensi yang cukup tinggi.

Berikut cara merintis bisnis kuliner dan parcel pada hari raya :

  • ·        Pilih makanan yang akan dijual, bisa bolu, brownies, catering untuk puasa, tajil atau kue kering
  • ·      Gunakan peralatan memasak yang ada dirumah, usahakan jangan membeli peralatan baru karena akan menambah beban biaya.
  • ·        Tentukan wilayah untuk menjual makanan tersebut. Siapa saja target pembelinya.
  • ·     Belilah bahan-bahan seperti tepung, telur, gula untuk membuat kue dan makanan sebelum hari raya karena akan mahal membeli bahan baku pada saat hari raya.
  • ·   Terimalah orderan makanan sesuai dengan kemampuan anda. Jangan terlalu ambisius dan menerima semua pesanan. Bila tidak sanggup lebih baik menolak. Demikian juga dengan parcel,
  • ·       Promosikan dari jauh-jauh hari kepada orang-orang terdekat mengenai bisnis parcel anda.
  • ·      Focus pada satu jenis parcel. Dan usahakan mencari yang unik atau terkesan menarik bagi setiap orang yang melihat atau cocoan dengan nuansa hari raya.
  • ·       Belilah bahan-bahan parcel seperti keranjang, isi, dll di took grosir agar lebih murah.
  • ·     Usahakan menata parcel seseunik mungkin. Agar lebih terkesan menarik dan diminati orang-orang.
  • ·       Buatlah foto-foto parcel yang sudah dibuat, agar dapat dipromosikan lebih jelas.

   Kebanyakan orang kurang memahami bagaimana cara menjual ke masyarakat,  berikut Tips menjual bisnis kuliner dan parcel :
  1.          Jangan menjual terlalu murah dari harga pasar.
  2.         Buatlah inovasi pada produk anda.
  3.         Buat layanan pesan antar.
  4.         Bersikap ramahlah kepada pembeli.
  5.         Sesekali berilah bonus kepada pelanggan bila membeli banyak.


Berikut juga dijabarkan perhitungan pada bisnis kuliner yang umum nya disukai banyak orang sebagai pertimbangan untuk memulai bisnis kuliner.


Estimasi Biaya Bubur Candil
Harga Pokok Produksi (50 gelas)                                                       
1 kg tepung ketan                                                                                = Rp 15.000,-
Santan (1 butir kelapa)                                                                        = Rp    5.000,-
Gua pasir (1/4 kg)                                                                               = Rp    3.200,-
Bahan-bahan lainnya ( gula jawa dan lain-lain)                                  = Rp    2.800,-   +
                                                                                                            = Rp  26.000,-
Harga pokok produksi             = Rp 26.000,- : 50 gelas = Rp. 1.300,-


Menentukan Harga Jual
·         Usahakan menentukan harga sesuai degan harga pasaran. Misalnya, harga jual satu gelas bubur candil Rp 3.300.
·         Keuntungan kotor
Per porsi = Harga jual-HPP. Contoh : Rp 3.300-Rp 1.300= Rp 2.000/ porsi
Per hari= jumlah produksi x keuntungan per porsi.
Contoh : 50 x Rp 2.000  = Rp 100.000,-
·         Keuntungan kotor/ bulan = jumlah hari penjualan x keuntungan per hari.
Contoh : 30 x Rp 100.000 = Rp. 3.000.000,-


Keuntungan Bersih
Keuntungan bersih didapat dari total keuntungan kotor- biaya operasional
Contoh biaya operasional :
4 tabung gas @ Rp 15.000                             = Rp  60.000,-
Tenaga kerja                                                   = Rp 500.000,-
Kemasan produk                                             = Rp 300.000,-
Biaya transportasi                                           = Rp 100.000,-
Biaya (sewa tempat)                                       = Rp 300.000,-
Resiko ( porsi yang tidak laku )                       = Rp 300.000,-  +
Total                                                                = Rp 1.560.000,-
Keuntungan bersih      = Rp 3.000.000 – Rp. 1.560.000,-
                                    = Rp 1.440.000,-



Selain bubur candil berikut Estimasi Kue Kering (Nastar)
Bahan-bahan :
Tepung terigu              600gr @ 7000/kg                   Rp  4.200,-
Margarin                     300gr @ 18000/kg                 Rp  5.400,-
Rambutter salted        100gr @ 21.000/200gr           Rp 10.500,-
Gula tepung                  80gr @    4.500/250gr          Rp  1.440,-
Kuning telur                 2butir @ 1000/buah               Rp  2.000,-
Susu                             50gr @ 12.000/200gr            Rp  3.000,-
Vanili                            1sdt                                        Rp     300,-
Nanas                          2 buah (1kg)                           Rp  8.000,-
Gula pasir                   150gr @ 11.000/kg                  Rp  1.650,-
Gula merah                 100gr @ 10.000/kg                 Rp  1.100,-  +
Total                                                                            Rp 37.590,-

Dengan resep ini akan menghasilkan kurang lebih 1 kg kue nastar bila di jual dalm stoples ukuran kurang lebih 500gr, akan jadi 3 stoples, bila dihitung-hitung menjadi :
Rp 38.000 : 3 stoples = Rp 12.666,- atau dibulatkan menjadi Rp. 12.700,-
dan harga jual untuk  satu stoples ukuran
500gr : Rp. 35.000 – Rp 12.700 = Rp 22.300
Rp 22.300 x 3 = Rp 66.900 (keuntungan)

Berikut juga terdapat contoh perhitungan keuntungan yang di peroleh pada bisnis parcel untuk perlengkapan muslim :
Keranjang besar                                             = Rp   35.000,-
Isi parcel                                                         = Rp 150.000,-
Jasa membungkus                                         = Rp    25.000,-
Total                                                                = Rp 210.000,-
Harga jual                                                       = Rp 350.000,-
Keuntungan : Rp 350.000-210.000                = Rp 140.000,-



 
BAB III
PENUTUP



Kesimpulan                                             
Dari pembahasan yang dibahas mengenai bisnis kuliner dan parcel diatas dan dilihat dari Estimasi perhitungan harga dapat dilihat dan disimpulkan bahwa bisnis kuliner dan parcel cukup menguntungkan apabila kita kembangkan, walau beberapa waktu lalu KPK ( KOMISI PEMBERANTASAN KORUPSI ) sempat melarang pengiriman parcel kepada para pejabat, namun minat masyarakat tetap tinggi. Buktinya Wibisono tetap melayani parcel hingga ke kota-kota di seluruh Indonesia.


Daftar Pustaka
Majalah Sekar Edisi 86/12 Terbit 27 Juni – 11 Juli 2012


Klik link dibawah ini untuk download file :
http://adf.ly/1WEM32
JANGAN COPY-PASTE yaaaa, DOWNLOAD aja file Ms.WOrd'nya :)